Rabu, 12 Oktober 2016

Melukis Harapan Bagian 4



Empat puluh lima menit waktu yang kami sediakan untuk mereka melukis. Meski terasa kurang, namun dengan berat hati kami harus mengakhiri sebab waktu berbuka puasa tidak lama lagi akan tiba. 

Para SIGiers dibantu adik-adik membersihkan lantai sisa melukis tadi.  Dan siap-siap mengikuti dzikir yang dipimpin oleh salah seorang pengurus panti asuhan. Sampai saat itu, kegiatan berjalan lancar sesuai rencana.

Tiba waktunya berbuka puasa, adik-adik diminta untuk duduk berbentuk lingkaran, agar kebersamaan semakin terasa. Tangan-tangan kecil mereka cekatan mengambil makanan dan minuman untuk berbuka. Mungkin saja pengaruh perut yang kosong karena sore ini banyak melakukan aktivitas. Salah seorang dari mereka langsung mengambil alih memimin doa sebelum makan.

Selepas berbuka, kemudian melaksanakan sholat maghrib secara berjamaah, dan dilanjutkan dengan makan malam bersama. Semuanya terasa begitu cepat. Tidak lama lagi kami akan meninggalkan tempat yang hari ini telah ada pohon impian di sana. Ada harapan dari adik-adik untuk menjadi orang-orang yang lebih di masa depannya.

Kegiatan terakhir kami adalah penutupan yang dibawakan oleh kak Husnul, pemberian donasi berupa cenderamata dan sembako untuk panti asuhan dan bingkisan alat tulis untuk adik-adik panti asuhan. Berharap mereka lebih semangat untuk belajar di sekolah mereka masing-masing.

Salam-salaman menjadi penanda berakhirnya kegiatan hari itu, dan tidak lupa mengabadikan moment  bersama adik-adik dan SIGiers.

Melalui tulisan ini pula, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para SIGIers Palu yang keceh, para SIGiers Se-Indonesia, para donator dan semua pihak yang telah membantu agar kegiatan ini bisa terlaksana sesuai dengan apa yang kami harapkan.
Sampai jumpa di kegiatan berikutnya.